Monday, January 01, 2007

sumbangan bersyarat

waktu browsing website nya centro dept store, ada info kalau sepatu everbest memberi diskon 40% kalau kita mau menyumbang sepatu lama merk sama. semangat dong karena 40% itu sedikit lagi 50%. diskon lumayan karena gue emang suka banget pakai sepatu merk ini. biasanya kalau diskon yang dikeluarin kan stok lama. kalo program ini, pasti barang yang baru yang di turunin harganya. untung!

gue dan adek gue bongkar sepatu/sandal dan pilih yang mau disumbang. gue pilih sepatu putih peep toe. masih layak pakai, dan adek gue berkomentar "gak sayang tuh disumbangin?" gue sih gak sayang karena sepatu itu putih. peep toe pula. dan bukan sepatu sejenis wedges yang sling back atau angkle strap yang gue seneng banget.

adek gue membawa sepatu dia yang kondisinya udah lebih buruk dari gue. emang gak mau dipakai lagi dan udah lama disimpan.

di tempat tujuan, pertama tanya basa basi tentang program itu. kondisi nya kata mbak yang jual harus masih layak pakai. gue keluarin deh sepatu putih itu. si mbak memeriksa. dan ternyata sepatu gue ditolak karena ada kulit yang kesobek (dikit banget) dan letaknya pun di bagian bawah deket telapak yang kalo orang pake tuh hak bakal keliatan! sebel deh! mbaknya memberi alasan karena warnanya putih jadi cacat dikit keliatan. dia juga tambahin karena sepatu ini mau disumbangin, jadi harus yang layak pakai.

(adek gue masih usaha)
"kalo sepatu hitam saya gimana mbak?"
"wah yang ini apalagi, biarpun hitam, tapi kulitnya (bagian dalam lho, bukan yang luar, yang ada dibagian tumit) sudah mengelupas!"

sigh...

(adek gue usaha lagi)
"kalo sendal everbest saya yang talinya copot satu?"
"tetep nggak bisa mbak. bisa dilihat ini contoh barang yang bisa disumbang"

hallah, sepatu yang disumbangin itu keliatan masih bagus. dengan kosa kata lain yang lebih kasar: kalo gue punya sepatu everbest yang kayak di sumbangin itu, gue gak bakal beli sepatu baru dan pakai sepatu itu terus sampai dia malu-maluin buat dipakai ;-D

yah, mungkin ini bedanya antara gue yang biasa nyumbang barang ke pemulung.

akhirnya pulang tanpa beli sepatu baru. mungkin emang gak bole belanja sepatu dulu kali ya.

(ini posting yang baru berhasil di upload karena internet kena gangguan..kejadiannya sih minggu lalu..)

Monday, December 18, 2006

zodiak dan kecelakaan

PS:
itu judul yang menarik perhatian, ada di koran media indonesia edisi sabtu kemarin, halaman depan, kiri bawah.

tulisan ini bukan dibuat dari sudut pandang orang yang menggemari zodiak habis-habisan. entahlah, itu soalnya yang ditangkap oleh temen setelah gue sms mereka tentang tulisan ini. lalu balasan berikutnya adalah himbauan menjauhi prasangka buruk dan kemusrikan (berat deh!) dan anjuran banyak berdoa.

kata tulisan itu tuh, kalo zodiak libra dan aquarius menempati urutan paling atas yang paling sering mengalami kecelakaan. yang paling dikit itu zodiak gemini dan leo.

setau gue nih ( ini kalo diliat dari segi manusianya yang gue kenal, survey acak banget dan tanpa kaidah baku prosedur penelitian :-p yang lagi-lagi gak bisa digeneralisasikan karena keterbatasan orang yang diam-diam disurvey..) sopir yang berbintang libra dan aquarius cenderung mau cepat sampai.

apa hubungannya cepat sampai sama kecelakaan? karena gak sabaran, makanya sering banget gas pol. gak bisa liat selah kosong. mungkin itu yang bikin orang kurang waspada dan cenderung high risk kecelakaan.

gue juga kenal tuh pengemudi libra yang kalo sambil nyupir sering sambil melakukan kegiatan lain, mulai dari sms di jalan tol sampai ada dehh...gimana gue tau? karena orangnya cerita sendiri tentunya. sambil agak bangga karena apa yang dilakukannya merupakan keahlian tersendiri yang gak semua orang bisa..aduhh!

gue pernah disupirin orang leo. sebenernya gak jauh beda juga ah. sering sembrono juga. maksutnya tidak selalu hati-hati. malah gue belajar cara menyalip dengan benar juga dari dia.
kalo orang gemini, karena gemini yang gue kenal biasanya cerewet luar biasa, maka analisis gue hanya satu, orang yang nyetir sambil ngobrol, maka otomatis akan mengurangi kecepatan, cenderung santai dan menikmati perjalanan, dan menurunkan resiko kecelakaan.

akhirnya, secara zodiak lain gak ditulis, jadi komen gue hanya sampai situ deh.

sekali lagi, ini bukan main ramal-ramalan. hanya prediksi berdasarkan watak. kalo gak mau kecelakaan ya hati-hati dong. dan ubah sikap. banyak berdoa juga.

Thursday, December 14, 2006

cara dokter membantu pasien

ternyata dokter kulit andalan gue sama lho sama guru gue.. tadi ada cewek yang lagi bermasalah sama kulit muka, dan kita ngomongin tentang si dokter kulit itu.

"dokter itu kalo udah makin tua, hati-hati ya.."
"lho bukannya makin banyak pengalaman? aku sih sembuh-sembuh aja sama dokter yang udah senior.."
"ye..ada lho yang saking udah tuanya, mau nulis resep sampai gemeteran.."
"ohh.. itu maksudnya. dokter ini mah belum begitu deh.."

lalu

"dokter kulit itu suka nanya kan rumahnya dimana?"
"ah emang, dia mah opa-opa rumpi. begitu tau aku lulusan farmasi, banyak deh ceritanya.."
"bukan kesitu nyambungnya. dulu tuh saya dibilangin, kalo dia tanya rumah jangan ngaku rumah di menteng. bulang aja di pasar rumput, atau dimana kek. soalnya dia mahalin harga.."
"wehhh, untung dong rumahku bukan di menteng.."
"kalo ngaku di apartemen juga di mahalin.."
"masak sih?"
"ih, saya dulu berobat ke sana ngaku rumah di pasar rumput jadi cuma bayar 25rebu.."

A.S.T.A.G.A
kakakkk, itu taun berapa bayar dokter 25rebu? aku terakhir ke sana udah cepek ceng! belum lagi obat racikannya. manjur. tapi harganya juga lumajann.

mungkin itu salah satu cara dokter membantu meratakan pelayanan sosial buat pasien.. soalnya waktu adek gue ke sana di temenin bokap, dasar bokap gue juga rumpi, dia ngaku pensiunan, dan harganya didiskon!

dokter kulitnya ok lho! alergi gue yang gak sembuh di beberapa spesialis lumayan terkenal di jakarta sembuh sama dia. jerawat adek gue juga ilang.

nama dokternya...
japri aja kali ya kalo mau tau..;-p